Pelatihan Kerja Tim Dan Manajemen Konflik Sebagai Upaya Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

Authors

  • Aura Amanda Universitas Pamulang, Banten, Indonesia
  • Alvia Khaerany Universitas Pamulang, Banten, Indonesia
  • Sartini Sartini Universitas Pamulang, Banten, Indonesia
  • Fahmi Susanti Universitas Pamulang, Banten, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56457/bhayu.v2i1.297

Keywords:

kerja tim, manajemen konflik, kesiapan kerja, soft skills, siswa SMK

Abstract

Kesiapan kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya ditentukan oleh penguasaan keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga oleh keterampilan non-teknis (soft skills) yang mencakup kemampuan kerja tim dan manajemen konflik. Dunia industri saat ini menuntut tenaga kerja yang mampu berkolaborasi, berkomunikasi secara efektif, serta menyelesaikan perbedaan pendapat secara profesional. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK melalui pelatihan kerja tim dan manajemen konflik. Kegiatan dilaksanakan di SMK Darur Roja dengan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, permainan peran, dan studi kasus. Peserta kegiatan berjumlah 30 siswa kelas XI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai peran dan tanggung jawab dalam tim, pentingnya komunikasi asertif, serta strategi penyelesaian konflik yang konstruktif. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 32%. Selain itu, observasi selama kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif, kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, serta sikap positif siswa dalam menghadapi perbedaan pendapat. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan kerja tim dan manajemen konflik memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan kesiapan kerja siswa SMK. Oleh karena itu, program pelatihan serupa direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pengembangan karir di sekolah.

References

Armstrong, M. (2014). Armstrong’s handbook of human resource management practice. Kogan Page.

https://www.koganpage.com/product/armstrongs-handbook-of-human-resource-management-practice-9780749469641

Goleman, D. (2013). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books.

https://www.danielgoleman.info/topics/emotional-intelligence/

Luthans, F. (2011). Organizational behavior: An evidence-based approach. McGraw-Hill.

https://www.mheducation.com/highered/product/organizational-behavior-luthans/M9780078112789.html

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

https://www.pearson.com/en-us/subject-catalog/p/organizational-behavior/P200000003295

Setiawan, A. (2020). Pengaruh pelatihan soft skills terhadap kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(2), 145–156.

https://journal.uny.ac.id/index.php/jpv/article/view/31234

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

https://onesearch.id/Record/IOS3107.slims-15125

Downloads

Published

2024-06-28

How to Cite

Amanda, A., Khaerany, A. ., Sartini, S., & Susanti, F. . (2024). Pelatihan Kerja Tim Dan Manajemen Konflik Sebagai Upaya Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan . Bhakti Yustisia, 2(1), 24–29. https://doi.org/10.56457/bhayu.v2i1.297