Bye Bye Perfectionism: Lepas Standar Kesempurnaan Yang Bikin Lelah
DOI:
https://doi.org/10.56457/jabdimas.v1i2.284Keywords:
perfectionism, kesehatan mental, penerimaan diri, standar kesempurnaan, keseimbangan hidupAbstract
Perfectionisme kerap dipersepsikan sebagai sikap positif karena identik dengan standar tinggi dan dorongan untuk mencapai hasil terbaik. Namun, dalam praktiknya, tuntutan untuk selalu sempurna justru sering menjadi sumber kelelahan mental, kecemasan, dan penurunan produktivitas. Artikel ini membahas fenomena perfectionism dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagaimana standar kesempurnaan yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan mental, proses belajar, serta kinerja individu. Melalui pendekatan reflektif dan deskriptif, tulisan ini menyoroti pergeseran sudut pandang dari mengejar kesempurnaan menuju penerimaan diri dan proses yang realistis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa melepaskan perfectionism bukan berarti menurunkan kualitas diri, melainkan membangun keseimbangan antara usaha, batas kemampuan, dan kesehatan mental. Dengan demikian, individu diharapkan mampu menjalani aktivitas secara lebih sehat, produktif, dan bermakna tanpa terbebani oleh tuntutan untuk selalu sempurna.
References
Fadhlurrahman, A. F. R., & Rahayuningsih, T. (2024). The role of perfectionism on academic burnout in medical students: Testing the 2 × 2 model of perfectionism. INSAN: Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 9(1), 82–107.
Gantari, N. S., Putri, A. R., & Lestari, D. A. (2025). Hubungan antara physical appearance perfectionism dan body satisfaction pada pengguna TikTok. Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi, 11(1), 29–40.
Madani, B. F., & Ambarini, T. K. (2021). Hubungan antara perfeksionisme dengan kecenderungan kecemasan sosial pada remaja akhir pengguna Instagram. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(1), 45–54.
Paramitha, M., Sari, A. P., & Wijaya, R. S. (2024). Ketidakpuasan tubuh pada remaja: Peranan perfeksionisme dan komparasi sosial dalam media sosial. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(3), 215–224
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nining Aninda, Stefhanie Stefhanie, Tia Septiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.